Hari itu sepulang dari rumah om di cibubur mampir dulu ke Alfa Midi didekat rumah. Suasana hujan baru saja berhenti. Sambil menunggu bundanya anak-anak belanja.Iseng beli tahu bulat ahhh buat camilan dirumah nanti.
Mang, beli tahunya yang rasa original, asin dan pedes ya masing-masing sepuluh ribu. Sambil nungguin mamangnya goreng tahu, iseng aku tanya kedia, Mang..tiap hari bawa berapa butir tahu? tanyaku. Setiap hari paling bawa tiga ribu butir tahu. Trus itu habis semuanya? Alhamdulillah selalu habis sih pak, jualan dari jam 3 sore sampai jam 10 malam. Trus itu tahu mentahnya dapat dari mana? Ooooo itu ada yang supply dari Tasik, biasanya pagi saya sms minta dikirim berapa, trus sore sekitar jam 3 an sampai di terminal Bekasi pakai pengiriman Bus Budiman, gak bawa punya saya saja sih, itu bawa banyak buat pesenan yang lain juga. Wah menarik juga nich kau pikir, lha mang kalau bawa tiga ribu butir itu kalau habis semua untung berapa ya? Kalau habis semua sih bisa untung 500 ribu sampai 600 ribu pak. itu sudah dikurangi biaya-biaya setoran ke pemilik. Wah mang lumayan juga ya..kalau sehari bisa untung segitu? jadi kalau sebulan Rp.500.000 x 22 hari saja = Rp.11.000.000 ( gaji junior manager sebulan tuh), ha ha ha ha ha......
Ah gak mesti juga sih pak, itu kalau ramai seperti bulan Ramadhan ini bisa segitu untungnya, karena selalu habis. tatpi kalau hari-hari biasa paling apes dapat Rp.150,000 an, Ah mang tapi lumayan juga tuh sebulan bisa ngantongin Rp.3,300000 kalau dihitung 22 hari saja. sudah UMR Bekasi tuh mang. Sementara jam kerjanya Jam 3 sore sampai jam 10 malam..... Iya Alhamdulilah pak, bisa buat ditabung juga. Ini pak tahu bulat pesanannya. Ok mang, terima kasih ya buat obrolannya.
Aku segera beranjak kemobil, soalnya istriku sudah selesai belanjanya. Aku berfikir pintar juga nich pencipta tahu bulat, dia bisa membuat value tambahan dari tahu, selama ini kita hanya menjumpai tahu goreng itu adalah tahu isi, tahu sumedang saja yang biasanya dijual di penjual gorengan, tetapi dengan sedikit inovasi dari pembuatnya tahu sedikit diolah menjadi tahu bulat. Bahkan ada Gamenya juga aku dengar dari anak-anaku. Angkat jempol buat sang innovator. Salut, menciptakan defrensiasi produk untuk merebut pasar yang ada.
...Tahu bulat.......di goreng dadakan...lima ratusan...hangat-hangat.......
Cikarang
19.07.2016
Wendi







0 comments:
Post a Comment