Melihat kesuksesan dari Datsun Go+ Panca dipasaran, rupanya membuat Toyota-Daihatsu tidak tinggal diam.Datsun membukukan angka penjualan di tahun 2014 (17,344 unit), 2015 (29,358 unit ) dalam kondisi market otomotif yang sedang lesu. Tahun 2016 ini bahkan Datsun menargetkan akan merebut 20% dari market share LCGC.
Toyota yang sudah sekian lama menjadi pemain utama industri otomotif di Indonesia, rupanya tidak ingin terlalu lama membiarkan Datsun menguasai pasar tanpa lawan sama sekali. Sepertinya Toyota tidak ingin lagi memberikan kesempatan kepada penantangnya tersebut, sehingga mereka segera meluncurkan produk yang akan menghadang laju Datsun Go+ dipasar.
Duo Toyota-Daihatsu ini adalah , Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, yang platformnya diambil dari duo LCGC model mereka yang sudah dulu diluncurkan, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.
( Toyota Calya)
(Daihatsu Sigra)
Keduanya akan menggunakan mesin tipe 3NR-FE DOHC 1,2 liter, 3 cylinder dengan teknologi dual VVT-i.
(Comparasi antara Calya/Sigra dan GO+Panca)
Mengenai harga menurut informasi yang penulis terima Daihatsu Sigra akan dijual dengan harga termurah Rp.120 juta sedangkan Toyota Calya akan dijual dengan harga termurah Rp.129 jutaan.
Dengan kehadiran dua Toyota-Daihatsu ini, kompetisi dari kelas LCGC ini, tentunya akan bertambah seru, dengan begitu dari sisi konsumen akan lebih diuntungkan dengan bertambahnya pilihan.
Kita lihat saja beberapa bulan kedepan apakah duo Toyota-Daihatsu ini akan dapat mengkudeta tahta Datsun GO+ dari singgasananya saat ini.
Cikarang,
21.07.2016
Wendi











Kalau dari segi fiture beberapa sisi Kayla-Sigra lebih unggul, tapi ingat bahwa segmen pasar konsumen LCGC adalah konsumen PEMULA yang beralih dari 2W ke 4W. Selebihnya konsumen LCGC yang berorientasi untuk kepraktisan dalam aktifitas sehari-hari. Tentu pertimbangan segmen LCGC yang utama adalah harga. Bila Kayla-Sigra variant terendah dibandrol 120~130 JT. Maka Datsun varian tertinggipun dibandrol 110 JT. Jadi kemungkinan untuk menyaingi Datsun bahkan mengkudeta nya cukup sulit. Paling tidak Kayla-Sigra bisa hanya ambil market share saja, itupun harus didorong dengan strategi market & promo yang menarik. Salah satunya untuk mengalihkan konsumen pemula dengan promo kredit DP/angsuran ringan.
ReplyDelete